Di balik lezatnya Saleh Sauce yang kini terkenal di Maluku Utara, ada kisah inspiratif seorang wirausaha perempuan bernama Ratna Saleh. Kisah Ratna menjadi teladan bahwa kerja keras, ketekunan, dan kecintaan terhadap budaya lokal bisa membawa perubahan besar, tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi masyarakat sekitar.
Ratna Saleh lahir dan besar di kota Ternate, Maluku Utara. Selepas kuliah, Ratna kembali ke kampung halamannya karena melihat potensi besar di bidang kuliner, terutama bumbu dan saus khas Maluku yang belum banyak dikenal masyarakat luas. Ia sering melihat ibunya membuat sambal dan saus ikan khas Maluku, namun jarang ada yang dikemas dengan menarik dan dijual secara profesional.
Dari perenungan itulah, Ratna mulai memikirkan cara memanfaatkan resep keluarga untuk menambah penghasilan. Pada tahun 2013, ia memutuskan untuk membuka usaha kecil-kecilan di rumah dengan modal terbatas. Ratna memulai dengan mengolah resep saus tradisional warisan keluarganya, yang kemudian diberi nama Saleh Sauce, sebagai bentuk penghormatan kepada ayahnya.
Pada awalnya, Ratna menghadapi tantangan besar, mulai dari keterbatasan modal, peralatan produksi, hingga pemasaran. Ia harus berjuang sendiri mengatur produksi, kemasan, hingga penjualan. Saleh Sauce pertama kali dipasarkan di pasar tradisional dan toko oleh-oleh di Ternate.
Namun, Ratna tidak menyerah. Ia belajar mandiri tentang strategi pemasaran digital, membuat akun media sosial, dan membangun jaringan dengan komunitas UMKM lokal. Berkat kegigihannya, Saleh Sauce perlahan mulai dikenal di Maluku Utara dan mendapat respon positif dari masyarakat.
Keberhasilan Saleh Sauce tidak datang begitu saja. Ratna memperhatikan kualitas bahan yang digunakan, seperti cabe, rempah-rempah, dan ikan segar yang diambil langsung dari nelayan lokal. Selain itu, Ratna juga memastikan saus buatannya bebas bahan pengawet dan memakai kemasan ramah lingkungan, sehingga memperkuat daya tarik produk di mata konsumen.
Usaha Saleh Sauce yang digagas Ratna Saleh bukan hanya sukses secara ekonomi, namun juga berdampak sosial. Usahanya membuka peluang kerja bagi perempuan di Ternate, terutama mereka yang sebelumnya hanya menjadi ibu rumah tangga. Melalui pelatihan keterampilan dan pengerjaan dari rumah, banyak ibu-ibu bisa membantu keluarga secara finansial tanpa harus meninggalkan rumah.
Ratna juga aktif bergabung dalam pelatihan UMKM, berbagi pengalaman saat menjadi narasumber, serta memotivasi generasi muda Maluku Utara untuk berani berwirausaha. Ia percaya bahwa produk lokal jika dikemas dengan baik dan didukung kreativitas akan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Berkat kerja keras selama beberapa tahun, Saleh Sauce kini sudah dijual di lebih dari 20 toko oleh-oleh di Maluku Utara. Bahkan pada tahun 2018, Saleh Sauce mendapat penghargaan dari pemerintah daerah sebagai “Produk UMKM Unggulan Maluku Utara”. Saleh Sauce juga sempat diliput oleh media nasional dan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lain.
Pada tahun 2022, Saleh Sauce mulai menembus pasar daring nasional melalui marketplace seperti Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak. Ratna Saleh juga mulai merambah pasar ekspor, mengirim Saleh Sauce ke Malaysia dan Singapura atas permintaan diaspora Indonesia di luar negeri.
Ratna Saleh tidak berhenti hanya pada Saleh Sauce. Ia mulai mengembangkan usaha dengan membuat produk turunan lain, seperti sambal kenari, abon ikan cakalang, dan bumbu rica-rica. Ia juga berharap bisa membangun koperasi kecil di Ternate agar pelaku UMKM bisa lebih mudah mendapatkan akses permodalan dan pelatihan bisnis.
Ratna percaya bahwa Maluku Utara memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa dan bisa dijadikan sumber ekonomi masyarakat. Kisahnya membuktikan bahwa perempuan pun bisa menjadi pelaku bisnis unggul, asal gigih dan terus berinovasi. Ratna Saleh berharap generasi muda Maluku Utara terinspirasi untuk mengembangkan bisnis berbasis budaya lokal dan turut mengangkat nama daerah di level nasional bahkan internasional.
Kisah sukses Ratna Saleh bersama Saleh Sauce adalah cerminan perjuangan, kegigihan, dan cinta terhadap warisan lokal. Dari usaha rumahan sederhana kini berkembang dan menjadi ikon UMKM Maluku Utara. Semoga pengalaman Ratna Saleh menjadi inspirasi bagi siapapun yang ingin berwirausaha, serta mendorong tumbuhnya lebih banyak produk kuliner khas Nusantara yang mendunia.